Hendro Joewono

JAX+ Creative Leader Series kali ini menghadirkan Hendro Joewono, seorang pria yang telah berkarya di industri kreatif lebih dari 30 tahun. Wow! Membuat rumah produksi sendiri sejak tahun 2001, membuat program kreatif buat anak muda, Hendro adalah salah seorang pemikir dan pembuat strategi bagi dunia kreatif di Indonesia.

Pria yang aktif di berbagai bidang ini juga rutin membagikan ilmu dalam usaha kreatif yang dijalankannya yaitu @main.kayu manual woodworking. Beliau akan memberikan pandangannya secara singkat dan padat saat berbincang santai bersama tim JAXPlus berikut ini!

 

Q: Bagaimana rasanya menjadi seorang Creative Director?

A: Sebetulnya Creative Director itu adalah title yang menyesatkan. Bukan Director artinya direktur, ya. Direct artinya mengarahkan, lebih seperti coach. Mengajarkan banyak orang bagaimana caranya berkreasi.

 

“Creative Director buat saya lebih kepada coaching”

 

Q: Biasanya dapat inspirasi dari mana?

A: Dari mana saja. Dari semua orang. Dari apapun. Inspirasi biasanya berasanya dari mana-mana.

 

Q: Apa yang Pak Hendro harapkan di bidang kreatif ini?

A: Saya selalu mendambakan pengetahuan dan pembelajaran baru. Di dunia kreatif inilah saya mendapatkannya.

 

Q: What makes you thick?

A: My heart, my brain. Kita berpikir, kita merasakan, tapi terutama saya mengikuti hati saya, intuisi saya lebih bermain daripada rasio.

 

“My biggest fear is being normal”

 

Q: Setiap manusia memiliki ketakutannya sendiri, kalau Pak Hendro, apa ketakutannya apa saja?

A: Ketakutan saya adalah menjadi normal. Walaupun kadang saya memiliki kebiasaan menjadi normal.

 

Q: Pernahkah mengalami creative block? Apa yang Pak Hendro lakukan saat mengalaminya?

A: Sering sekali saya mengalaminya. Menurut saya itu tantangan dalam dunia kreatif. Tentunya kita kadang mencari sesuatu yang tidak umum, menurut saya itu adalah proses. Biasanya saya istirahat sejenak kemudian bekerja lagi.

 

Q: Menurut Pak Hendro, apa, sih, enaknya bekerja di dunia kreatif?

A: bekerja di bidang kreatif membuat saya memiliki perspektif yang lebih luas. Menjadi pemikir strategis dan orang-orang kreatif di sekitar saya lah yang membantu saya berhasil dan nyaman berada dalam industri ini.

 

“Don’t take yourselves too seriously”

 

Q: Boleh, dong, berbagi tips untuk pekerja kreatif diluar sana.

A: Don’t take yourselves too seriously. Because nobody does

 

Q: Apa hobi Pak Hendro?

A: Baca buku, terutama buku-buku science fiction, mystery, dan fantasy. Saya juga suka dengar musik.

Leave a Comment